Home / Banten Raya / Suarakan Nasib Buruh, FSPMI Tangerang Beraudiensi Dengan DPRD Kabupaten Tangerang

Suarakan Nasib Buruh, FSPMI Tangerang Beraudiensi Dengan DPRD Kabupaten Tangerang

TANGERANG (FN)- Pimpinan cabang serikat pekerja logam (PC SPL) FSPMI Tangerang Raya bersama Perwakilan buruh dari PT Alko Mandiri Beraudiensi Dengan DPRD Kabupaten Tangerang. Kedatangan perwakilan buruh tersebut diterima anggota komisi dua DPRD Kabupaten Tangerang Hidayatulloh dan Wisnu yudha, Senin (14/10).

ketua PC SPL FSPMI Tangerang Sopiyudin Sidik mengatakan, audiensi ini bertujuan untuk menyuarakan nasib buruh PT Alko Mandiri yang berselisih dengan manajemen sudah lima bulan, namun belum terselesaikan hingga sekarang.

” Perselisihan ini berkaiatan dengan perselisihan hubungan industrial yang kurang harmonis yang diawali dengan phk sepihak hingga saat ini belum terselesaikan. Berbagai upaya telah dilakukan dari perundingan tingkat perusahaan , mogok hingga mediasi kekantor Dinas Tenaga Kerja sudah dilakukan bahkan sebagai pemangku wilayah aparatur desa juga turut menengahi,” ungkap sopiyudin.

Ditempat yang sama, Perwakilan pimpinan pusat SPL FSPMI Suprianto berharap anggota DPRD Kabupaten Tangerang memanggil semua pihak terkait yakni buruh, pemilik perusahaan dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan agar tidak berlarut larut.

” Kami meminta DPRD Kabupaten Tangerang untuk memanggil semua pihak terkait untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan agar tidak berlarut larut,” harapnya.

Menanggapi aspirasi perwakilan buruh tersebut, Hidayatulloh dari komisi Il DPRD Kabupaten Tangerang berjanji akan menindak lanjuti.

“Keluh kesah kami terima secara resmi, kami empati dengan musibah ini, selanjutnya kita akan mengadakan Hering dengan mempertemukan semua pihak dengan waktu yang ditentukan.” Ujar Hidayatulloh.(Infokom/Ben)

Check Also

Indonesia Bungkam Vanuatu di Sidang PBB

(FN)-Vanuatu mengangkat isu Papua saat pidato di Sidang Majelis Umum ke-74 Perserikatan Bangsa-Bangsa. Indonesia kemudian …