Home / Banten Raya / Pemkot Tangsel Gelar Bulan Pemuda

Pemkot Tangsel Gelar Bulan Pemuda

TANGSEL(FN)- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar bulan pemuda yang diselenggarakan mulai 1 Oktober hingga 28 Oktober mendatang.

Rangkaian kegiatan bulan pemuda tersebut terdiri dari Youth Scientech yang diselenggarakan pada 1-4 Oktober, Ksatria Lingkungan 14-15 Oktober, Pekan Raya Pemuda pada 25-28 Oktober, Kirab Pemuda Tangsel pada 27 Oktober dan sebagainya.

Kepala Dispora Kota Tangsel Wiwi Martawijaya, menjelaskan, pelaksanaan bulan pemuda merupakan tahun kedua yang diselenggarakan Pemkot Tangsel melalui Dispora. Kegiatan yang diselenggarakan dibulan pemuda ini merupakan kegiatan positif yang diselenggarakan untuk anak-anak muda di kota Tangsel.

“Bulan pemuda digelar dalam rangka perwujudan nyata kota Tangsel sebagai kota layak pemuda utama yang diberikan oleh Kementerian Olahraga pada 2017 lalu,”ungkap Wiwi saat membuka acara lomba kreasi dan pameran prestasi pemuda dalam rangka pelaksanaan bulan pemuda di Gedung BPPT, Puspiptek, Setu, Selasa (1/10).

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini, untuk mewujudkan pemuda yang kreatif dan inovatif, serta membangun kewirausahaan pemuda yang mandiri. “Kita ingin mewujudkan generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa dan penentu bangsa,”katanya.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan, dalam menyelenggarakan bulan pemuda, berbagai rangkaian digelar Pemkot Tangsel salah satunya dengan apel dalam rangka hari Kesaktian Pancasila. “Satu hal yang menarik. bahwa pemuda generasi sekarang ini usia 16 sampai 30 tahun. Untuk itu pentingnya regenerasi. Kita tahu bersama Indonesia sekarang ini banyak pelajar dan pemuda hadir ke DPR setiap harinya secara bergantian melakukan unjuk rasa, seperti yang diberitakan di televisi, Koran dan lainnya. Mereka menyampaikan aspirasi dengan tanda kutib yakni berdemo, namun mereka tidak berpikir bahwa TNI, Polri tidak bergantian, mereka dengan jumlah yang sama mengawal tanpa mengenal istirahat pulang pagi hari dan esok harinya datang untuk mengawal para pendemo,”ungkapnya.

Dan ini yang perlu disampaikan. Berdemo boleh saja, suarakan aspirasi boleh,”tapi disamping kita menyalurkan hak-hak tentu saja ada kewajiban.

Jadi oleh karena itu, Pemuda Indonesia, Pemuda Tangsel tentu juga kita sebagai orang tua memastikan mereka memiliki hak-haknya. Tetapi disatu sisi ada kewajiban. Maka harus diketahui apa yang menajdi hak dan apa yang menjadi kewajiban. Pancasila sudah harga mati, menjadi dasar negara kita. Maka, bukan hanya menghafal sila pertama ketuhanan yang maha esa kemanusiaan yang adil dan beradab dan seterusnya sampai sila ke lima keadilan bagi seluruh rakyat indonesia. Saya tidak tahu apakah anak-anak sekarang hafal dengan lima sila itu. Tapi yang terpenting dari menghafal adalah memahami, menghayati dan melaksanakannya dalam kehidupan kita dalam sehari-hari. Mudah-mudahan kegiatan kita dalam bulan pemuda ini pun menyadarkan kita semua baik sebagai orang tua maupun anak-anak muda generasi penerus bahwa indonesia maju karena pemudanya.”harapnya.

Terimakasih kepada dispora yang menyelenggarakan bulan pemuda di BPPT, biasanya puspitek lagi puspitek lagi. “Saya berharap mudah-mudahan, bulan pemuda tidak hanya menjadi kegiatan seremonial saja tapi ada kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas, kapasitas dan juga hal-hal yang diharapkan dan ataupun dibutuhkan oleh anak-anak muda kita sehingga menjadi generasi yang terdepan,”singkatnya. (hms/ben)

Check Also

Pangdam Jaya Pimpin Apel Gelar Kesiapan Pengamanan Pelantikan Presiden

Jakarta(FN)- Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono memimpin Apel Gelar Kesiapan Pengamanan Pelantikan Presiden/Wakil Presiden …