Home / Banten Raya / Kelas Integrasi Jadi Unggulan Sekolah Insan Teratai

Kelas Integrasi Jadi Unggulan Sekolah Insan Teratai

Tangerang (FN) – Tidak banyak yang tahu apa itu Kelas Integrasi. Namun bagi sekolah Insan Teratai istilah ini malah menjadi program sekolah yang dapat diunggulkan. Bagaimana tidak, siswa-siswi SMP Insan Teratai sangat senang jika diadakan Kelas Integrasi.

Kepala Sekolah SMP Insan Teratai, Tony Firmansyah, S.Pd.I menjelaskan bahwa kelas integrasi itu adalah sebuah pembelajaran inovatif dan menyenangkan yang merupakan implementasi dari metode aktivitas bersama.

“Dimana proses pembelajaran dilakukan secara berkelompok dan berpindah kelas dengan mengintegrasikan pendidikan nilai-nilai kemanusiaan ke dalam satu tema.” Ujar Firman.

Sekolah yang beralamat di Jalan Kalimati, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis ini sangat menekankan Pendidikan Nilai-Nilai Kemanusiaan, yaitu Kebajikan, Kebenaran, Cinta Kasih, Kedamaian, dan Tanpa kekerasan. Nilai-nilai ini yang terus ditanamkan kepada anak-anak, agar mereka menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter mulia.
“Kami mengadakan kelas integrasi ini tiga kali dalam setahun. Dan tentunya dengan tema yang berbeda-beda.

” Lanjut Tony, proses pembelajaran Kelas Integrasi, siswa-siswi tidak dikelompokkan berdasarkan kelas yang sama. Akan tetapi, dibaurkan menjadi beberapa kelompok. Hal ini dilakukan agar siswa-siswi dapat berinteraksi dan bekerja sama dengan siswa dari kelas yang berbeda dalam menggali beragam pengetahuan, di mana nilai-nilai kemanusiaan terpadu di dalamnya.

Pramesty yang akrab dipanggil Esty selaku Wakil Kepala SMP menambahkan, di Kelas Integrasi ini menyatukan beragam mata pelajaran seperti IPA, IPS, Matematika, Bahasa, Seni Budaya dan Keterampilan serta ada penambahan Kelas Memasak (Cooking Class) ke dalam satu tema yang sama.

“Kelas Integrasi yang kami lakukan beberapa waktu lalu mengambil tema ‘Keragaman Suku dan Budaya Indonesia Bagian Barat.’ Jadi masing-masing mata pelajaran yang sudah ditetapkan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan alat peraga sesuai tema yang sudah disepakati. Contohnya untuk mata pelajaran/kelas IPA, siswa-siswi belajar aneka flora dan fauna di daerah Kalimantan Barat dan Tengah. Karena dua provinsi ini masuk Indonesia Bagian Barat.” Terang Esty.

Ketua Panitia Kelas Integrasi, Gita Soviyanti mengatakan, sebelum pelaksanaan Kelas Integrasi, para penanggung jawab (guru) menyiapkan materi berdasarkan tema yang telah ditentukan. “Untuk memotivasi siswa agar proses belajar menjadi aktif dan menyenangkan, biasanya menggunakan lagu dengan lirik kreasi sendiri yang sesuai materi kelas.

“Saya sangat senang sekali karena dapat mengetahui keanekaragaman berbagai macam suku, bahasa, makanan khas, dan hal-hal unik yang belum saya ketahui di Indonesia bagian barat. Melalui kegiatan Kelas Integrasi ini, ilmu saya bertambah.” Ujar Rachel, siswi kelas VIII B.

Hal senada juga disampaikan Sesilia, Di Kelas Integrasi ini kami mencoba saling menggali pengetahuan yang sebelumnya tidak kami ketahui. Karena bersama-sama, perasaan malu dan takut salah jadi hilang.
“Kami merasa ini model belajar yang menyenangkan dan sangat membantu kami untuk terus menggali berbagai pengetahuan dan belajar bekerja sama memecahkan soal atau tantangan dari guru.”ungkapnya. (Ellen)

Check Also

Wali Kota Tangerang Sampaikan Pesan Damai Dalam Baksos Peringatan HUT TNI ke-74

TANGERANG (FN)- Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-74 yang diperingati pada tanggal 5 Oktober setiap …