BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Kecelakaan Pekerja di Tangsel

Banten Raya Berita Utama Nasional Pendidikan

TANGERANG (FN)- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tangerang Selatan terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pekerja. Adapun pelayanan yang saat ini menjadi andalan adalah Program Jaminan Kecelakaan Kerja – Return to Work (JKK – RTW).

JKK – RTW merupakan program yang memberi manfaat jaminan kecelakaan pekerja, khususnya pekerja di wilayah Tangsel yang mengalami kecelakaan saat bekerja sehingga menjadi penyandang disabilitas. Hal itu disampaikan di acara Return To Work Gathering bersama BPJS Ketenagakerjaan se-Tangerang Raya di Hotel Narita, Kota Tangerang, Rabu (14/8/2019).

Lebih lanjut Ghazali Dachlan mengatakan, dengan adanya program Return to Work dan pola pembiayaan yang unlimited, peserta dan perusahaan dapat lebih merasakan wujud nyata manfaat JKK-RTW.

“Melalui program ini, BPJS juga menanggung upah pekerja hingga yang bersangkutan bisa bekerja kembali. Jadi beban perusahaan benar-benar dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ghazali Dachlan mengajak pekerja yang belum terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan untuk mendaftar menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan.
Program ini sangat meringankan perusahaan, karena semua biaya pengobatan dan perawatan pekerjanya dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga memberikan pendampingan dan pelatihan, sehingga pekerja tersebut siap kembali bekerja.

Lanjutnya, dalam kondisi pekerja membutuhkan pembuatan tangan palsu dan kaki palsu akibat mengalami kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan cabang Tangsel telah bekerjasama dengan perusahaan penyedia. Contohnya kerjasama dengan perusahaan Ottobock yang menyediakan kaki atau tangan palsu fungsional berkualitas Jerman berlaku untuk semua peserta yang membutuhkan di Seluruh Indonesia.

Sebagai partner BPJS Ketenagakerjaan kerangka “Return to Work” yang berlaku di seluruh Indonesia, Ottobock siap membantu
peserta yang mengalami amputasi karena kecelakaan kerja dengan menyediakan tangan atau kaki palsu berkualitas Jerman, katanya.

“Tangan dan kaki yang tersedia adalah model fungsional dan untuk itu Ottobock tidak memungut biaya apapun kepada peserta
maupun perusahaan” ujar Ghazali Dachlan.

Ia menambahkan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan aktif di seluruh Indonesia, yang mengalami amputasi karena kecelakaan kerja, bisa mendapatkan kaki atau tangan ganti Ottobock berkualitas Jerman dengan jenis fungsional (mekanik dan elektrik) tanpa
mengeluarkan biaya.

“Syaratnya lulus verifikasi klaim JKK serta ikut program “Return to Work’nya BPJS Ketenagakerjaan,” Ghazali Dachlan.

Ghazali Dachlan berharap kegiatan seperti ini sering dilakukan termasuk di kantor wilayah lain, sehingga masyarakat khususnya masyarakat pekerja paham benar tentang hak dan kewajibannya soal manfaat jaminan sosial, khususnya program JKK-RTW yang membantu pekerja tetap sejahtera.

” Program BPJS Ketenagakerjaan JKK-RTW yang diwujudkan dalam bentuk pendampingan bagi peserta yang mengalami musibah kecelakaan kerja yang mengakibatkan cacat atau berpotensi cacat. Dimana Pekerja yang ikut dalam program itu akan didampingi BPJS Ketenagakerjaan dari mulai terjadinya kecelakaan hingga peserta mampu kembali bekerja. Jadi bagi peserta JKK-RTW, kecelakaan yang mengakibatkan kecacatan bukanlah akhir segalanya karena dengan program BPJS Ketenagakerjaan maka kesempatan bekerja kembali masih terbuka luas,” katanya.(Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *